
“Salam hangat para pembaca , seperti yang sudah saya janjikan di artikel sebelumnya yang berjudul “Siklus Hidup Manusia” saya akan membagikan tips mengenai “Cara mengelola Risiko” yang pastinya berguna untuk para pembaca”.
Risiko merupakan ketidakpastian mengenai masa depan , namun hanya risiko murni (risiko yang hanya memiliki opsi rugi dan tidak rugi atau loss and no – loss occurs) yang dapat dialihkan kepada perusahaan asuransi jiwa. Hal ini sejalan dengan tujuan dari asuransi jiwa yaitu ; memberikan kompensasi atas kerugian finansial dan tidak memberikan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari kematian atau kecacatan atau sakitnya seseorang.
Mengelola risiko tidak berarti menghilangkan risiko tersebut, namun lebih ke arah pencegahan atau mengurangi kemungkinan terburuk dari dampak yang disebabkan jika risiko itu terjadi.

1. Mengendalikan Risiko
Mengendalikan risiko adalah cara pengelolaan risiko dengan melakukan langkah – langkah praktis untuk pencegahan risiko atau mengurangi dampak kerugian yang timbul apabila risiko harus terjadi. Sebagai contoh ketika kita ingin melakukan pencegahan terhadap risiko kecelakaan mobil , maka kita dapat menjalankan mobil dengan batas kecepatan aman. Dan ketika kita ingin mengurangi dampak yang timbul jika kecelakaan mobil terjadi , maka kita dapat memakai sabuk pengaman. Sehingga dalam metode ini ada dua point penting yaitu, ada pencegahan terhadap risiko dan ada pengurangan dampak dari sebuah risiko jika tidak dapat dihindari .
2. Memindahkan Risiko
Cara pengelolaan risiko dengan memindahkan risiko yaitu , seseorang memindahkan tanggung jawab kepada pihak lain , jika muncul kerugian akibat terjadinya suatu risiko kepada orang tersebut. Cara paling umum untuk memindahkan risiko adalah dengan membeli perlindungan asuransi.
3. Menerima Risiko
Menerima risiko adalah metode menerima sepenuhnya kemungkinan dampak dari risiko yang terjadi.
Kesimpulan
Dari ke tiga opsi tentang mengelola risiko , makadapat kita ketahui bahwa opsi yang terbaik adalah dengan milih opsi nomor 1 (satu) dan 2 (dua) , yaitu mengendalikan risiko demi memperkecil kemungkinan dari dampak yang timbul dan mencegah risiko terjadi, namun seperti yang kita tahu juga bahwa risiko dalam kehidupan selalu memiliki peluang untuk terjadi maka opsi yang dapat dipilih adalah memindahkan risiko agar ada pihak lain yang akan menyelesaikan tanggung jawab kita , jika terjadi sesuatu dengan kita.

